Translate

Tampilkan postingan dengan label kehamilan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kehamilan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Februari 2017

Perkembangan Bayi Melihat Warna





🎼  Pelangi-pelangi alangkah indahmu ♫ merah kuning hijau 🎵 dilangit yang biru 🎶.






Kita paling senang menyanyikan lagu ini apalagi kalau melihat pelangi yang begitu indahnya. Bayi sudah bisa mengenal warna sejak usia 0 tahun. Semenjak dikandungan kita sudah sibuk menyiapkan barang-barang keperluannya dan mendekor kamar dengan warna warni serta membelikannya mainan. Warna merupakan identitas atau bagian dari ciri suatu benda dapat memudahkan anak mengenali benda-benda disekitarnya.

Bayi juga bisa diajarkan untuk menghindari benda-benda tajam atau berbahaya dengan menggunakan warna misalnya lampu indikator dispenser/water heater yang berwarna merah yang artinya panas.

Indera penglihatan merupakan indera yang berkembang paling akhir, bahkan setelah lahir perlu beberapa bulan baru indera penglihatan dapat berkembang sempurna.
YUKS kita ngintip sejak kapan seh sebetulnya bayi mulai mengenal warna?
Warna apa saja yang sudah bisa ia kenalin?

Usia 0-2bulan
Bayi yang baru lahir, ia dapat melihat meski masih terbatas. Jarak pandangnya masih sangat terbatas, hanya sekitar 30 cm saja. 

Sampai usia 1 bulan, pandangannya belum bisa fokus pada benda yang dilihatnya karena dia belum dapat menggunakan kedua matanya bersama-sama. Benda-benda yang dilihatnya masih berwarna hitam dan putih dan masih buram.

Usia 2 bulan bayi dapat melihat warna hanya saja tidak dapat membedakan dua warna seperti merah dan jingga yang diletakkan berdekatan. Oleh karena itu bayi usia 2 bulan lebih suka warna kontras seperti hitam putih dan warna terang yang kontras seperti merah dan ungu.

Rangsang penglihatan bayi dengan gambar hitam dan putih, gambar berwarna kontras dan foto yang memberi gambar nyata. Yang paling disukai bayi usia ini adalah wajah ibunya , karena sangat dekat dan mudah dilihat.

Usia3-6 bulan
Pada usia ini bayi dapat mengenali lebih banyak warna, terutama warna yang memiliki gelombang cahaya yang panjang seperti merah, jingga, hijau dan kuning.

Pada usia ini ibu sebaiknya memberikan soft toys atau bola atau mainan warna warni untuk membantu mengenali dan membedakan warna-warni ini.



Usia 6-9 bulan
Usia 6 bulan penglihatan bayi mendekati kemampuan melihat seperti pada orang dewasa. Puncak pencapaiannya adalah usia 8 bulan. 

Bayi akan lebih senang mengamati warna merah dan biru ketimbang hijau dan kuning. Warna biru memiliki gelombang pendek sehingga akan membutuhkan watu lebih lama untuk bayi mengenalinya hal ini berkaitan dengan kematangan sistem saraf penglihatan yang butuh waktu untuk berfungsi lebih baik.



Usia 9-18 bulan
Jelas pada usia ini kemampuan bayi mengenal warna lebih jelas dan lebih baik bahkan bisa dibilang seperti orang dewasa. Kemampuan anak menyebutkan warna-warna seiring dengan perbendaharaan kata yang makin bertambah. 

Ayukksss mama cantik, kita harus lebih kreatif dan terus berikan rangsangan sehingga membantu anak kita mengenal dan membedakan warna. Mengenal warna bisa melalui sayuran, makanan dan buah buahan. Atau pada saat memilih dan memakaikan pakaian. Beritahu anak warna apa yang dia pakai, dan makanan apa yang dia makan.


Usia 18-24 bulan
Kemampuan anak dalam mengenal warna meningkat sekitar usia18 bulan, bersamaan saat ini ia juga dapat mengenal bentuk, ukuran dan tektur. Tetapi membutuhkan waktu lebih lama sampai ia betul-betul mengenal warna. 

Berikan mainan yang mencocokan gambar dan bentuk sehingga ia dapat mengelompokkan benda sesuai dengan warna dan bentuk. 




Usia 24-36 bulan
Anak pada usia 3 tahun kebanyakan mulai bisa menyebutkan nama warna, bahkan ada yang sudah bisa menyebutkan sebelum usia 3 tahun. 

Pada usia 2 tahun setidaknya satu atau dua warna bisa dia sebutkan. Berikan anak anda buku bergambar dan perlihatkan gambar dan bentuk yang ada dibuku tersebut sehingga mengenal warna nya akan lebih berkembang.

Lalu tanyakan kepada dia warna apa ini nak?? Atau yang mana yang berwana merah?
Atau anda bisa lebih berkreasi dalam menyebut warna melalui nyanyian atau permainan-permainan yang lebih seru. Jika ia benar berikan tepuk tangan dan jangan lupa cium sayang kepada buah hati anda.


Yakinla anak yang tumbuh dalam cinta kasih seorang ibu dan ayah nantinya akan menjadi anak yang tangguh!!!!!!!!!!

Kamis, 09 Februari 2017

Makanan Memperbanyak ASI

ASI lancar pasti senang... bayi kenyang...... Ibu pun happy....
Sayang anak... sayang anak.... Yuks berikan ASI ekslusif selama 6 bulan... kalau bisa sampai usia 2 tahun..
Ayooo semangattt Mamaaaaaaaa!!!!!!!!

Setiap ibu pasti ingin bayinya sehat, ingin memberikan semua yang terbaik buat anak.. ingin memberikan ASI ekslusif bagi si bocah kecil yang mungil dan imoeeettt.. Tetapi tidak sedikit ibu yang kecewa karena ASI nya tidak selancar yang diharapkan.

Yuks kita intip makanan apa saja seh yang bisa membantu memperbanyak ASI

1. Buah pepaya
 Buah pepaya ini banyak mengandung vitamin A, C, kalium, dan asam folat..
 Buah pepaya juga bisa dimasak dengan sup tulang/kepala ikan...
 Selain itu buah pepaya juga bisa dicampur dengan madu..
 Buah pepaya dipercaya dapat menambah nafsu makan.

2. Daun katuk

Daun katuk banyak mengandung vitamin A, C, B1, Zat besi, kalium protein, fosfor kalsium, karoten.

3. Air putih
Tubuh manusia sangat membutuhkan air. Setiap orang harus minum air putih 2 liter(8 gelas) setiap harinya. Jika ibu kekurangan cairan dalam tubunya otomatis produksi ASI menurun. Ibu hamil/ibu menyusui yang sering terpapar sinar matahari membutuhkan air lebih banyak. Pastikan selalu anda minum air bersih dan bebas kuman. Tandanya tidak berwarna keruh, tidak ada kotoran dan tidak berbau.

4. Kacang-kacangan seperti kacang almond.
Almond ini banyak mengandung kalsium sehingga sangat dibutuhkan untuk ibu menyusui. Selain itu kacang almon juga tinggi kalori dan tidak menyebabkan alergi serta iritasi pada anak-anak.

5. Edamame
Edamame ini adalah kedelai muda yang berasal dari Jepang. Makanan ini cukup direbus saja. Kandungan didalam edamame ini banyak sekali seperti magnesium dan kalium yang berfungsi untuk menguatkan tulang selain itu edamame juga banyak mengandung beta karoten dan kaya akan protein.

6. Kacang hijau
Kacang hijau bermanfaat dalam membantu mencukupi kebutuhan protein dan energi. Dalam kandungan kacang hijau banyak vitamin B1, protein, fosfor, tiamin, mangan, kalium, magnesium dan asam folat.
Kacang hijau juga bagus sekali untuk diminum sewaktu ibu batuk..berfungsi untuk meredakan batuk.. tetapi minumnya tanpa gula.. silakan dicoba!!

7. Bayam
Bayam sangat bagus dikonsumsi untuk ibu menyusui karena banyak mengandung vitamin A, B6, C, E, K, asam folat, riboflavin, fosfor, kalium, protein, zat besi, karoten, dan thiamin.

8. Jambu air
Jambu air selain enak dibuat rujak. Jambu air ini ternyata banyak khasiatnya  jambu air banyak mengandung vitamin A, C, kalsium, fosfor dan zat besi. Kalsium tidak hanya untuk menguatkan tulang tetapi juga untuk meningkatkan fungsi otot dan saraf. Buah yang kadar airnya cukup tinggi ini bersifat mendinginkan sehingga selain enak dimakan buah ini juga bisa menghalau rasa sakit paska melahirkan.

9. Semangka
Semangka kaya akan vitamin A dan C, kalium serta asam folat, namun rendah kandungan lemak jenuh, kolesterol dan natrium. Kadar air yang cukup tinggi ini sangat baik untuk asupan cairan tubuh.

10. Pare
Walaupun rasanya pahit, ternyata sayuran ini dapat membantu untuk mengentalkan dan memperbanyak produksi ASI sehingga bayi mudah kenyang. Pare mengandung vitamin K, likopen, dan anti oksidan.
Pare juga dapat menurunkan kadar gula dalam darah dan anti kanker.

11. Fenugreek
Fenugreek ini berupa daun berwarna hijau dan bunganya putih, sering dipakai pada masakan orang India, seperti kari. Fenugreek ini dapat membantu memperbanyak ASI. Kandungan didalam fenugreek ini antara lain: magnesium, vitamin B6 dan zat besi.

12. Susu Kedelai
Susu kedelai banyak mengandung vitamin A, D, B12, protein dan mineral. Selain itu susu kedelai dapat membantu mengentalkan ASI  sehingga bayi cepat kenyang.


Selamat mencoba dan membuktikan sendiri khasiat makanan-makanan diatas. Dan jangan terlalu memaksakan berapa banyak ASI yang harus diberikan kepada bayi ibu.  

..Kunci utama jangan cepat putus asa ya ibu-ibu. Bye!!!

Sampai berjumpa di blog saya berikutnya semoga bermanfaat!!!!!!!



Rabu, 08 Februari 2017

Gusi dan gigi sehat... bayi sehat!!





Pregnancy Gingivitis
Periodontal disease and pregnancy gingivitis risk to the fetus. More than 50% woman suffer from periodontal disease during pregnancy. Pregnancy gingivitis caused by hormone changed and inflamed when oral bacteria is present along in the gum line.

Pregnancy gingivitis can cause preterm birth, preeclamsia, low baby birth weight

Sign and symptom:
  1. Inflammation of gingiva
  2. Bleeding from gum when brushing and flossing
  3. Swelling gingiva

How to prevent??
  1. Brushing twice a day
  2. Flossing
  3. Regular check with your dentist or periodontist