Translate

Tampilkan postingan dengan label anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label anak. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 Maret 2017

Pentingnya Membaca Buku Dimulai Dari Usia Dini

Buku adalah jendela dunia, dengan membaca kita bisa memperoleh banyak pengetahuan. Mari kita kenalkan membaca buku kepada anak sejak masih bayi. Walaupun ia tidak bisa membaca tetapi ia bisa mendengarnya. Dengan mendengar ia belajar mengenal suara dasar, pola dan ritme suara untuk berbicara, perbendaharaan kata, arti kata dan konteks penggunaanya. 


pentingnya mengenalkan anak untuk membaca buku di mulai dari usia dini


Dengan mengajarkan kebiasaan membaca juga melatih kebiasaan dia untuk memusatkan perhatian khususnya dalam hal mengingat. Pengalaman pribadi saya, saya selalu membacakan anak saya buku sebelum ia tidur. Walaupun kadang ia tidak bisa duduk dengan diam, tetapi ternyata dia mendengarkan dengan seksama. Hal ini bisa dibuktikan sewaktu ia sudah bisa menunjuk kepada suatu objek/gambar yang ada dibuku tersebut dengan tepat. 

Pada saat ini saya sangat senang usaha yang saya lakukan tiap malam untuk membacakan buku kepada dia tidak sia-sia. Sampai hari ini saya masih melakukan hal yang sama setiap malam sebelum ia tidur yaitu saya membacakan buku cerita kepadanya. Bahkan sekarang kalau belum membacakan buku kepadanya ia akan mengambil sendiri buku cerita dan meminta untuk dibacakan. 

Membaca buku dapat menciptakan kebersamaan. Anak akan merasa sangat aman, merasa sangat dicintai dan hal tersebut sangat bagus untuk perkembangan sosialnya. Suara kita dalam membaca juga dapat mengajarkan ia tentang ekspresi, intonasi dan ekspresi manusia. Selain itu di dalam buku cerita banyak sekali gambar-gambar yang menarik seperti alam yang sangat indah sehingga bagus sekali terhadap perkembangan kognitifnya karena ia dapat memahami tentang lingkungan. 

Membaca akan melatih ketrampilannya membuka buku, melatih koordinasi visual dan motoriknya. Seorang anak yang gemar membaca buku, ia akan memperhatikan isi halaman dengan seksama, ia akan melihat gambar dan simbol sehingga akan memperkaya pengetahuannya. Dengan mendengar anak akan menambah kosakata sehingga melatih ia berpikir secara aktif.  Membaca buku juga dapat membantu melatih kemampuannya untuk mengingat serta mempunyai pemahaman yang tinggi.

Cara Untuk Mengatasi Pilek Pada Anak

PILEK GO AWAYY!!!!

pilek pada anak kecil atau bayi

Sistem kekebalan tubuh balita belum sempurna, oleh karena itu balita rentan sekali terkena pilek. Penyebab pilek ini biasanya karena virus. Jika anak kita terkena pilek, kita sebagai orangtua rasanya sedih sekali. Anak yang sedang pilek biasanya akan rewel dan menangis terus menerus karena hidungnya tersumbat sehingga membuat ia tidak nyaman. Pilek ini biasanya bisa disertai atau tanpa demam. Sebagai orang tua kita harus selalu monitor keadaan anak kita dan membantunya mengatasi pilek.

Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa membantu mengatasi pilek:

  1. Jika bayi 2 tahun atau dibawah 2 tahun dan masih minum ASI, maka berikanlah dia ASI karena ini dapat membantu bayi terhindar dari dehidrasi dan ASI juga mengandung antibodi sehingga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi tersebut sehingga membuat pilek tidak tambah parah.
    Pastikan selalu anak anda tidak kekurangan cairan setiap harinya, berikan selalu air minum. Demam bisa terjadi karena kekurangan cairan. Jika anak anda menolak untuk minum air putih berikan jus atau makanan yang banyak mengandung vitamin C.
  2. Makan makanan yang bergizi. Pada saat ini anak harus banyak makan makanan dengan protein tinggi. Protein tinggi bisa didapat dari telur, ayam, ikan dan susu.
    Makanan yang cocok pada saat pilek ini contohnya sup ayam yang hangat yang dimasak dengan jamur, wortel dan bawang putih.
    • Fungsi jamur di sini adalah untuk membantu tubuh memproduksi sel yang bagus.
    • Wortel bagus sekali dimakan karena banyak mengandung vitamin A dan juga antioksidan.
    • Sedangkan fungsi bawang putih disini adalah sebagai antibakterial.
  3. Tempatkan anak di ruangan tanpa AC untuk mengurangi hidung tersumbat. Bila anak lebih nyaman dalam ruangan AC, gunakan mesin pelembap udara/humidifier atau manfaatkan uap air panas.
  4. Berikan istirahat/tidur yang cukup. Istirahat sangat penting utuk mejaga sistem kekebalan tubuh. Jika kurang tidur anak gampang sekali terkena pilek.
  5. Jika pilek pada anak sudah sangat menganggu, encerkan lendirnya dengan air garam (anda dapat membeli garam (NaCl) steril di apotik - sangat tidak disarankan untuk membuat air garam sendiri) yang diteteskan ke ujung lubang hidung anak, lalu perlahan menggunakan alat penyedot ingus bayi untuk membersihkan hidung. Garam mempunyai kahasiat anti inflamasi.
  6. Berikan madu di malam hari menjelang tidur. Madu digunakan sebagai pengganti obat batuk. Madu tidak disarankan untuk bayi dibawah umur 1 tahun.
  7. Melakukan pemijatan di daerah hidung dengan menambahkan minyak telon di bagian atas hidung bisa melegakkan pernafasan. Lendir di dalam hidung akan keluar dan anda dapat memijat lembut agar cepat keluar. 

Konsultasikan segera ke dokter bila:

  1. Pilek yang disertai dengan batuk dan demam lebih dari 39 derajat celsius pada anak di bawah usia 6 atau lebih dari 40 derajat Celsius pada anak di atas 6 bulan.
    Demam berlangsung lebih dari dua hari.
  2. Batuk pada anak semakin parah dan ia tidak bisa tidur pada malam hari (bangun terus menerus akibat batuk) dan diiringin dengan nafas yang cepat, terdengar bunyi mengi pada saat bernafas
  3. Mata berair atau muncul kotoran mata.
  4. Anak tampak lesu dan tidak mau makan.
  5. Anak mengeluh telinganya sakit atau pegang telinganya terus menerus
  6. Pilek yang tidak membaik selama 5-7 hari.


Kamis, 23 Februari 2017

Pentingnya Zat Besi Dalam Tumbuh Kembang Si Buah Hati

Setiap orang tua pasti ingin memberikan yang terbaik kepada anaknya termasuk dalam pemilihan makanan. Tetapi semua itu tidak mudah kita dapatkan, Kadangkala kita sudah menyiapkan makanan tetapi anak tidak mau makan. Membentuk kebiasaan makan sehat memang tidak gampang. Sebagai seorang ibu harus pintar. sabar dan kreatif apalagi menghadapi anak yang sulit makan dan anak yang pilih-pilh makanan. Kita harus waspada bila anak kita termasuk pemilih makanan karena bisa jadi anak kita kekurangan salah satu zat penting didalam tubuhnya misalnya zat besi.

Perkembangan otak anak terjadi pada 0-2 tahun. Pada saat bayi saya usia 5 bulan dokter spesialis anak saya memberikan suplemen zat besi. Ia menjelaskan kepada saya pada saat ini bayi saya butuh zat besi buat perkembangan sel saraf otaknya dan untuk mencegah anemia dan pada saat 6 bulan bayi saya sudah dapat makan makanan padat dan saya memberikan dia makanan contohnya ubi, bayam dimana kandungan zat besinya sangat tinggi. Kekurangan zat besi paling sering terjadi pada usia 6 bulan-3 tahun akibat cepatnya laju pertumbuhan yang kadang tidak diimbangi oleh cukupnya asupan zat besi dari makanan. Kebutuhan anak akan zat besi :
  • Pada usia 1-3 tahun adalah 7 mg per hari.
  • Pada usia 4-8 tahun adalah 10 mg per hari.

Dalam memberikan makanan kepada anak kita sebagai seorang ibu harus menciptakan suasana santai, jangan memaksa anak untuk makan, ada beberapa penyebab yang mungkin mempengaruhi nafsu makannya antara lain:
  • lagi tumbuh gigi, atau giginya berlubang atau dimulutnya lagi ada sariawan.
  • jangan memaksa anak untuk menghabiskan makanan karena hal ini bisa menyebabkan dia merasa tidak nyaman.
  • anak mengalami masalah psikologis diantara kurang perhatian atau pola pengasuhan orangtua yang terlalu keras.
  • mengalami gangguan sensori yang disebabkan faktor rasa, tektur, bau dan penampilan makanan yang kurang menarik.
  • mengalami trauma seperti makanan tersedak, dipaksa makan atau dicekoki.

Jika anak suka pilih-pilih makanan atau sulit makan maka kebutuhan nutrisinya tidak akan terpenuhi. Bahkan pada anak demikian sering terjadi defisiensi zat besi atau anemia. Gejala Anemia antara lain:
  • lemah, letih, lesu , lelah, lunglai atau sering kita sebut 5L.
  • mata berkunang-kunang.
  • menurunnya daya tahan tubuh.

Kekurangan zat besi pada masa anak-anak terutama balita dapat menganggu tumbuh kembang yang berdampak negatif terhadap kualitas hidup anak misalnya terjadi penurunan IQ dan memiliki prestasi yang buruk. Kekurangan zat besi selain berdampak negatif terhadap kecerdasan, berdampak negatif juga terhadap perilakunya seperti gangguan pengendalian emosi, perubahan temperamen, sulit memusatkan perhatian, lambat dalam menerima dan memproses informasi, gangguan memori, lambat dalam pembelajaran.

Jika anak termasuk pemilih makanan maka kita harus lebih kreatif, contohnya:
  • Ajak si buah hati makan bersama, ciptakan suasana yang akrab, penuh kasih sayang dan santai dan akan membuat anak mencontoh cara makan orang tuanya seperti pepatah MONKEY SEE MONKEY DO.
  • Minum dengan menggunakan sedotan. Pengalaman pribadi saya, suatu hari anak saya tidak mau minum, disuruh minum susahnya minta ampun, akhirnya saya memakai cara menggunakan gelas plastik yang sangat kecil, dan hal ini menarik sekali bagi dia lalu ia pun minum banyak.
  • Biaarkan ia berkreasi dengan makanannya, kadangkala anak saya mencelupkan makanannya kedalam susu misalkan biskuit, buah, yang pada akhirnya ia sangat menikmati makanan tersebut.
  • Ajak si kecil belanja kesupermaket, libatkan dia dalam proses belanja, dan persiapan hingga penyajian. Si kecil pasti sangat senang sekali menikmati hasil karyanya. Anak saya sangat senang bila diajak ke supermaket bahkan ia mengingatkan saya untuk membeli cheese, milk, buah-buah.
  • Jangan memasak makanan yang sama terus menerus, hal ini bertujuan agar si kecil tidak bosan.

Faktor yang menyebabkan bayi dan anak rentan kekurangan zat besi atau anemia:
  • Bayi dengan berat badan lahir rendah, bayi prematur, bayi kembar, riwayat perdarahan pada proses persalinan, dan bayi yang lahir yang mengalami anemia selama kehamilan.
  • Mengkonsumsi susu formula yang tidak mengandung zat besi /susu sapi sebelum umur 12 bulan.
  • Mendapat ASI ekslusif tetapi setelah umur 6 bulan tidak mendapatkan makanan yang banyak mengandung zat besi.
  • Anak yang pernah mengalami infeksi atau perdarahan kronis seperti alergi susu sapi.
  • Anak-anak yang mengkonsumsi susu lebih dari 700cc perhari karena asupan susu berlebihan dapat menurunkan minat terhadap makanan lain.

Cara mencegah defisiensi zat besi pada anak:
  • Meningkatkan pemberian ASI ekslusif.
  • Memberikan makanan bayi yang kaya zat besi dan vitamin C(buah-buahan dan sayuran).
  • Memberikan suplemen zat besi pada bayi terutama pada berat badan lahir rendah, balita dan remaja.

Sumber makanan yang banyak mengandung zat besi antara lain
  • Daging merah (jika daging ayam paling banyak xat besi dibagian paha).
  • Kuning telur.
  • Ikan.
  • Sayur-sayuran berwarna gelap atau hijau seperti bayam, daun singkong, water crest.
  • Kacang-kacangan, kacang polong dan kacang kedelai.
  • Kismis.
  • Hati ayam.
  • Biji-bijian.
Jika makan sumber makanan yang mengandung zat besi tinggi, maka makanlah makanan yang banyak mengandung banyak vitamin C, karena akan membantu penyerapan zat besi bagi tubuh.


Berikut ini contoh supplemen zat besi yang anak saya minum

Kamis, 16 Februari 2017

Berangkat Sekolah Sehat, Pulang Sakit....!!!


Tak bisa dipungkirin bahwa anak kalau sudah mau sekolah anak jadi gampang sakit. Bagaimana tidak? Aktivitasnya setiap hari disekolah rentan terhadap virus dan kuman penyakit. Tidak hanya saat bermain, kegiatan belajarnya pun dapat menjadi saran penularan penyakit. 

Walaupun beberapa penyakit tidak membahayakan teapi kita sebagai orang tua tentunya perlu mewaspadai, jangan sampai kita lalai atau disepelekan. Terkadang kita bingung apa yang harus kita lakukan? Apakah kita perlu menyuruh anak kita tinggal di rumah saja bila ada teman sekolahnya sakit sebagai tindak pencegahannya? Yukss, mari kita intip dibawah ini apa seh yang harus kita lakukan....

Beberapa penyakit yang umum ditularkan disekolah antara lain

1. Batuk pilek
Penyebab :  virus influenza.. Penularannya lewat udara sehingga dengan cepat dan mudah anak bisa terserang penyakit ini.
Gejala : 
  • demam >38 derajat celcius. jika demam 39-40 derajat celcius selama 2 hari sebaiknya konsul ke dokter
  • dapat atau tanpa menggigil
  • sakit kepala
  • tenggorokan kering
  • hidung tersumbat
  • terkadang disertai muntah

Penatalaksaanya : 
  • berikan obat penurun panas jika demam >38 derajat celcius
  • Jemur matahari pagi
  • perbanyak asupan cairan
  • oleskan balsam khusus untuk anak-anak
  • pilek akan sembuh sendirinya sekitar 5-7 hari
  • batuk akan sembuh membutuhkan waktu yang agak lama sekitar 2-3 minggu
  • tidur tanpaAC untuk menghindari hidung tersumbat
PENTING!!!!! 
  • cuci tangan setelah melakukan aktivitas

2. Hand Foot Mouth Disease (HFMD)
Penyebab :  Virus Coxsackie A16 dan entero
Gejala : 
  • demam yang tidak terlalu tinggi selama2-3 hari
  • nyeri saat menelan 
  • turunnya nasfsu makan
  • timbul sariawan dibagian mulut, lidah, gusi bahkan ditenggorokan
  • bintik merah pada tangan dan kaki
Penatalaksaanya : 
  • beri obat penurun panas
  • mandi dengan air hangat 
  • beri asupan cairan
PENTING!!!!! 
  • cuci tangan setelah melakukan aktivitas
  • bersihkan seluruh pakaian, handuk dan baju yang terkontaminasi dengan antiseptik seperti dettol
  • bersihkan seluruh peralatan makanan

3. Diare
Penyebab :  infeksi usus dan bakteri, tetapi dapat juga keracunan makanan
Gejala : 
  • BAB lebih dari 4 kali dan encer dalam sehari
  • kadang disertai muntag
  • tubuh lemah dan lesu
  • dapat atau tanpa demam
Penatalaksaanya : 
  • berikan larutan garam atau oralit sebagai pertolongan pertama
  • perbanayak asupan cairan
  • berikan kaldu ayam/sapi
  • jika anak anda lemas segera bawa ke dokter.
PENTING!!!!! 
  • cuci tangan setelah beraktivitas
  • jangan jajan sembarangan

4. Cacar air
Penyebab :  virus varicella zoster, ditularkan lewat udara atau kontak langsung dengna lenting cacar air yang dipecahkan sebelum mengering.
Gejala : 
  • demam
  • pilek
  • lemah, lesu dan lelah
  • timbul kemerahan dikulit yang berukuran kecil
Penatalaksaanya : 
  • mengurangi rasa gatal ➔ mengompres dengan air dingi bersuhu ruang
  • dokter biasanya akan memberikan salep dengan kandungan acyclovir 5%
  • mandi
PENTING!!!!! 
  • hindarin pemakain pemakain berasama seperti: pakaian, saputangan dan juga handuk
  • bersihkan pakain dengan antisepetik seperti dettol
  • cuci tangan setelah beraktivitas

5. Konjungtivitis (sakit mata)
Penyebab :  infeksi virus atau bakteri bahkam alergi
Gejala : 
  • mata memerah 
  • rasa nyeri dimata, berair, gatal dan keluar kotoran atau sering kita sebut belekan
  • penglihtan kabur
Penatalaksaanya : 
  • kompres mata dengan air garam hangat
  • gunakan salep antibiotik yang diresepkan oleh dokter
PENTING!!!!! 
  • cuci tangan
  • jangan sering mengucek mata

6. Cacingan

Penyebab :  Larva cacing tamban, cacing gelang dan cacing kremi
Gejala : 
  • penurunan berat badan
  • lesu
  • tidak bergairah
  • suka mengantuk
  • kehilangan nafsu makan
Penatalaksaanya : 
  • berikan obat cacing
PENTING!!!!! 
  • Cuci tangan setelah beraktivitas
  • jangan lupa memotong kuku anak
  • hentikan kebiasaan mengigit kuku

7. Kutu
Penyebab :  saling bertukar sisir atau topi
Gejala : 
  • menggaruk kepala lebih sering karena kepalanya gatal
  • pada rambut anak terlihat telur kutu berwarna putih dan bersinar
Penatalaksaanya : 
  • berikan shampoo pembasmi kutu
  • atau cukur rambut anak anda sampai habis
PENTING!!!!! 
  • mencuci rambut minimal dua hari sekali 
  • jangan bertukar sisir atau topi.


Jika anak anda sakit lebih baik istirahat dirumah sampai sembuh total..Bila tetap bersekolah bisa jadi virus dan kuman menyebabkan anak anda sakit lagi, karena mereka akan "berkeliling" dari satu anak ke anak lainnya...

Rabu, 15 Februari 2017

Perkembangan Bayi Melihat Warna





🎼  Pelangi-pelangi alangkah indahmu ♫ merah kuning hijau 🎵 dilangit yang biru 🎶.






Kita paling senang menyanyikan lagu ini apalagi kalau melihat pelangi yang begitu indahnya. Bayi sudah bisa mengenal warna sejak usia 0 tahun. Semenjak dikandungan kita sudah sibuk menyiapkan barang-barang keperluannya dan mendekor kamar dengan warna warni serta membelikannya mainan. Warna merupakan identitas atau bagian dari ciri suatu benda dapat memudahkan anak mengenali benda-benda disekitarnya.

Bayi juga bisa diajarkan untuk menghindari benda-benda tajam atau berbahaya dengan menggunakan warna misalnya lampu indikator dispenser/water heater yang berwarna merah yang artinya panas.

Indera penglihatan merupakan indera yang berkembang paling akhir, bahkan setelah lahir perlu beberapa bulan baru indera penglihatan dapat berkembang sempurna.
YUKS kita ngintip sejak kapan seh sebetulnya bayi mulai mengenal warna?
Warna apa saja yang sudah bisa ia kenalin?

Usia 0-2bulan
Bayi yang baru lahir, ia dapat melihat meski masih terbatas. Jarak pandangnya masih sangat terbatas, hanya sekitar 30 cm saja. 

Sampai usia 1 bulan, pandangannya belum bisa fokus pada benda yang dilihatnya karena dia belum dapat menggunakan kedua matanya bersama-sama. Benda-benda yang dilihatnya masih berwarna hitam dan putih dan masih buram.

Usia 2 bulan bayi dapat melihat warna hanya saja tidak dapat membedakan dua warna seperti merah dan jingga yang diletakkan berdekatan. Oleh karena itu bayi usia 2 bulan lebih suka warna kontras seperti hitam putih dan warna terang yang kontras seperti merah dan ungu.

Rangsang penglihatan bayi dengan gambar hitam dan putih, gambar berwarna kontras dan foto yang memberi gambar nyata. Yang paling disukai bayi usia ini adalah wajah ibunya , karena sangat dekat dan mudah dilihat.

Usia3-6 bulan
Pada usia ini bayi dapat mengenali lebih banyak warna, terutama warna yang memiliki gelombang cahaya yang panjang seperti merah, jingga, hijau dan kuning.

Pada usia ini ibu sebaiknya memberikan soft toys atau bola atau mainan warna warni untuk membantu mengenali dan membedakan warna-warni ini.



Usia 6-9 bulan
Usia 6 bulan penglihatan bayi mendekati kemampuan melihat seperti pada orang dewasa. Puncak pencapaiannya adalah usia 8 bulan. 

Bayi akan lebih senang mengamati warna merah dan biru ketimbang hijau dan kuning. Warna biru memiliki gelombang pendek sehingga akan membutuhkan watu lebih lama untuk bayi mengenalinya hal ini berkaitan dengan kematangan sistem saraf penglihatan yang butuh waktu untuk berfungsi lebih baik.



Usia 9-18 bulan
Jelas pada usia ini kemampuan bayi mengenal warna lebih jelas dan lebih baik bahkan bisa dibilang seperti orang dewasa. Kemampuan anak menyebutkan warna-warna seiring dengan perbendaharaan kata yang makin bertambah. 

Ayukksss mama cantik, kita harus lebih kreatif dan terus berikan rangsangan sehingga membantu anak kita mengenal dan membedakan warna. Mengenal warna bisa melalui sayuran, makanan dan buah buahan. Atau pada saat memilih dan memakaikan pakaian. Beritahu anak warna apa yang dia pakai, dan makanan apa yang dia makan.


Usia 18-24 bulan
Kemampuan anak dalam mengenal warna meningkat sekitar usia18 bulan, bersamaan saat ini ia juga dapat mengenal bentuk, ukuran dan tektur. Tetapi membutuhkan waktu lebih lama sampai ia betul-betul mengenal warna. 

Berikan mainan yang mencocokan gambar dan bentuk sehingga ia dapat mengelompokkan benda sesuai dengan warna dan bentuk. 




Usia 24-36 bulan
Anak pada usia 3 tahun kebanyakan mulai bisa menyebutkan nama warna, bahkan ada yang sudah bisa menyebutkan sebelum usia 3 tahun. 

Pada usia 2 tahun setidaknya satu atau dua warna bisa dia sebutkan. Berikan anak anda buku bergambar dan perlihatkan gambar dan bentuk yang ada dibuku tersebut sehingga mengenal warna nya akan lebih berkembang.

Lalu tanyakan kepada dia warna apa ini nak?? Atau yang mana yang berwana merah?
Atau anda bisa lebih berkreasi dalam menyebut warna melalui nyanyian atau permainan-permainan yang lebih seru. Jika ia benar berikan tepuk tangan dan jangan lupa cium sayang kepada buah hati anda.


Yakinla anak yang tumbuh dalam cinta kasih seorang ibu dan ayah nantinya akan menjadi anak yang tangguh!!!!!!!!!!